BERITA POPULER
Rapat Paripurna DPRD Kota Medan Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPJ Pemko Medan TA 2024
2025-03-26 ADVERTORIAL
DPRD Medan Gelar Paripurna Laporan Reses Pertama 2024 Dapil 1 s/d 5,Masalah Insfrastruktur,Kesehatan,Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial Banyak Dikeluhkan
2024-02-20 ADVERTORIAL
 OLAH RAGA
Kejuaraan Dankosek I Offroad Competition 2024 Resmi Ditutup, Ribuan Penonton Tumpah Ruah
2024-10-28 OLAHRAGA
Target 5 Emas, Binaraga Sumut Andalkan Prestasi Internasional di PON Aceh-Sumut
2024-07-26 OLAHRAGA
 BERITA UMUM
Ricuh! Pemilihan Ketua Koordinator Wartawan Unit Pemko Medan Dinilai Tidak Sah
2024-03-06 UMUM
HUT ke 7 SMSI Sumut Luncurkan Buku Ekspedisi Kaldera Toba: Ajakan Peduli Ekosistem dan Majukan Pariwisata Danau Toba
2024-03-09 UMUM
Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan dan YLMI Bagikan Takjil di Bulan Ramadhan
2024-04-05 UMUM
Prof. Pdt. Elly Sri K Tumangger Berbagi Dana Kesehatan untuk Staf Marketing
2024-04-22 UMUM
PELINDO MULTI TERMINAL SELARASKAN STRATEGI TRANSFORMASI PELABUHAN NONPETIKEMAS DENGAN PENGEMBANGAN SDM
2024-05-15 UMUM
Kebakaran Melanda Belawan Bahari, 5 Rumah Hangus Terbakar
2024-05-24 UMUM
Pencemaran Lingkungan Diduga Terjadi di Pabrik PT SJA Sei Buluh Perbaungan, Warga Keluhkan Limbah Berbahaya dan Beracun
2024-05-29 UMUM
2026-06-06 POLITIK
YOGYAKARTA || RAGAMBERITAKOTA.COM - Penyelenggaraan babak penyisihan Grup G Piala Presiden bertempat Pertandingan Grup G untuk fase nasional Liga 4 Piala Presiden Tahun 2026 bertempat Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, mendadak menjadi sorotan tajam publik.
Bukan karena keindahan taktik di lapangan, melainkan karena serangkaian keputusan kontroversial korps baju hitam yang diduga berat sebelah.
Tiga tim di grup tersebut secara terang-terangan melayangkan protes keras atas kejanggalan dalam laga melawan tim tuan rumah klub Unaha .
Binjai City SC Pilih Walk Out demi Keadilan Laga antara Binjai City SC melawan Unaha berjalan sangat panas.
Binjai City SC binaan SMSI tersebut tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan. Namun, performa apik mereka kandas oleh rentetan keputusan kontroversial wasit yang terus menyudutkan tim.
Ketegangan mencuat saat wasit menunjuk titik putih untuk Unaha. Menilai penalti tersebut tidak sah, skuad Binjai City sempat mengancam akan melakukan Walk Out (WO).
Namun Demi menghormati pertandingan dan berharap wasit memperbaiki kinerjanya, mereka memilih bertahan.
Meski sempat tertinggal 1-0, semangat juang Binjai City tidak padam. Mereka sukses menyamakan kedudukan lewat gol balasan yang sangat indah.
Sayangnya, pada babak kedua, diduga wasit kembali berulah. Pelanggaran jelas terhadap pemain Binjai City di kotak penalti lawan diabaikan. Sebaliknya, wasit justru memberikan penalti gaib kedua untuk Unaha.
Merasa mental para pemainnya dihancurkan oleh ketidakadilan yang berulang, Binjai City akhirnya bulat memutuskan mundur dari pertandingan.
"Kami memutuskan keluar dari pertandingan karena ini sangat tidak adil," tegas Manajer Binjai City, Ferdy Yupa dengan nada kecewa.
Kericuhan tak hanya di dirasakan oleh Binjai SC, ketidak berimbangan wasit juga warnai Laga antara Persimaju Mamuju vs Unaha menimpa Persimaju.
Menurut keterangan Manajer Mamuju saat bertanding dengan Unaha dilapangan, keberpihakan pengadil lapangan terlihat sangat vulgar ketika wasit mengusir pemain Persimaju dengan kartu merah tanpa alasan yang kuat.
Akibat rentetan keputusan yang dinilai merugikan tersebut, tensi di dalam lapangan meninggi. Kericuhan hebat antar-pemain akhirnya pecah sesaat sebelum turun minum babak pertama.
"Pertandingan di Grup G Piala Presiden 2026, kami menegaskan bahwa setiap laga dalam kompetisi seharusnya mengedepankan prinsip keadilan dan sportivitas sebagai fondasi utama penyelenggaraan turnamen. Persoalan yang kami soroti bukan semata-mata terkait hasil pertandingan yang diperoleh tim. Kami menilai terdapat dugaan praktik-praktik yang berpotensi mencederai nilai sportivitas dalam kompetisi. Padahal, sepak bola seharusnya menjadi ajang yang menjunjung tinggi keadilan, profesionalisme, dan persaingan yang sehat.
Kami tidak dirugikan karena berhasil lolos pada fase ini. Namun, moralitas pertandingan harus tetap dijaga. Jangan sampai sepak bola terus dicoreng oleh ketidakadilan yang muncul karena kepentingan pihak-pihak tertentu yang mencari keuntungan dalam setiap kompetisi,"sebutnya.
Persimaju menegaskan bahwa seluruh peserta telah mengorbankan biaya, waktu, dan tenaga untuk mengikuti turnamen. Karena itu, berharap penyelenggaraan kompetisi dapat memberikan perlakuan yang adil dan setara kepada seluruh tim peserta.
"Kami juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi untuk bersama-sama menjaga integritas sepak bola agar tetap menjadi sarana pembinaan prestasi dan sportivitas. Menurut kami, komitmen terhadap keadilan dan transparansi merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan peserta maupun masyarakat terhadap jalannya kompetisi," papar Suprianto Paisal, S.IP Manager Persimaju Mamuju Sulawesi Barat, kepada awak media, Sabtu (06/06/2026).
Protes Waktu dan finalti Pertandingan dari Persipegaf
Dugaan "anak emas" di Grup G makin menguat setelah Persipegaf merasakan kejanggalan yang sama. Pihak manajemen Persipegaf merasa sangat dirugikan oleh kepemimpinan wasit saat bentrok dengan Unaha. Salah satu sorotan utama adalah pemotongan waktu pertandingan yang tidak masuk akal.
Pihak Persipegaf saat memberikan keterangan kepada awak media, ketika pertandingan Awal Persipegaf VS Unha sangat kecewa dengan perangkat pertandingan ada beberapa hal yang menjadi catatan yakni:
1. Daifing yang bukan menjadi pelanggaran wasit tiup peluit.
1. Waktu yang seharusnya di tambahkan 7 menit babak pertama di kasih 4 menit.
1. Babak kedua hal yang sama.
1. Orang dapat kartu kuning di luar dugaan yang tidak pantas di lakukan oleh wasit.
1. Babak pertama belum berakhir pihak keamanan sudah bergerak ke depan untuk mengamankan wasit hal ini menjadi sesuatu yang tidak pantas.
"Kami ingin sepak bola yang benar di indonesia. Ijin kalau bisa ada pertemuan untuk kami yang di rugikan biar ada tanggapan serius untuk Panitia dan Pihak PSSI bisa perhatikan,"sebut manajer Persipegaf.
Rentetan skandal di Grup G ini, menjadi tamparan keras dan pertanyaan besar bagi integritas serta masa depan penegakan hukum dalam sepak bola Indonesia.
Publik kini menunggu tindakan nyata dari komite wasit dan PSSI untuk mengusut tuntas dugaan keberpihakan ini.
Pihak Wasit, melalui Penanggungjawab Pertandingan PSSI Piala Presiden 2026 Indryanto, Saat dikonfirmasi prihal dugaan keberpihakkan wasit kepada tim tuan rumah tentang kekecewaan Persipegaf, Binjai City SC dan Persimamuju belum memberikan klarifikasi.
"Mohon maaf saya lagi mendampingi anak saya wisuda,"sebut Indryanto Via WA pribadinya, Sabtu (06/06/2026).(rbk//mn)
 TINGGALKAN KOMENTAR
 TEMUKAN JUGA KAMI DI
 Facebook   Instagram   WhatsApp Ikuti media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru setiap harinya
 BERITA TERBARU
Rico Waas Terima Pamit Kepala OJK Sumut, Pengawasan Judi Online Jadi Sorotan
2026-05-23 PEMERINTAHAN
 TAG BERITA
 PEMERINTAHAN
Buka Sosialisasi Transisi PAUD ke SD, Ny Kahiyang Ayu: Hindari Terjadinya Stres Pada Anak
2023-11-08 PEMERINTAHAN
 TNI/POLRI
 HUKUM
Mabuk, David Chandra Aniaya Pengacara Kondang Sun Sin SH MH /// Jari Tangan Patah Dihantam Kursi
2024-07-10 HUKUM
Guru Sampoerna Academy Medan Lapor ke Disnaker Sumut: Dipecat Tanpa Pesangon
2024-07-31 HUKUM
Kejaksaan Negeri Medan Ajak SMSI Medan Jadi Benteng Terdepan Lawan Hoaks
2024-10-11 HUKUM
HUKUM
Pengacara Kota Medan Dedi Ismanto Menerima Audiensi SMSI, Harap Sinergi Antara Media Dan Kuasa Hukum Semakin Solid
2024-10-11 HUKUM
Jln.Platina VII Komp Deli Indah Blok C No 4 Lk I Kel. Titi Papan, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara, 20244
Telp : (+62) 813-7014-0868
© Ragam Berita Kota 2024|PT. Media Ragam Sehati