UMUM

HUT ke 7 SMSI Sumut Luncurkan Buku Ekspedisi Kaldera Toba: Ajakan Peduli Ekosistem dan Majukan Pariwisata Danau Toba

HUT ke 7 SMSI Sumut Luncurkan Buku Ekspedisi Kaldera Toba: Ajakan Peduli Ekosistem dan Majukan Pariwisata Danau Toba
Foto:

MEDAN | RAGAMBERITAKOTA.COM - Pada momen HUT ke-7 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tahun 2024, Pengurus SMSI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merilis buku berjudul “Ekpedisi Kaldera Toba, Peduli Ekosistem, Catatan Jurnalistik Media Siber”. Ketua SMSI Sumut, Erris J Napitupulu, mengumumkan bahwa peluncuran buku tersebut akan dilaksanakan di Lotus Room Hotel Grand Mercure, Medan pada Jumat malam (08/03/2024).

Sebagai tanda peringatan usia ke-7 SMSI yang jatuh pada 7 Maret, buku Ekpedisi Kaldera Toba diresmikan untuk menandai kiprah SMSI dalam memajukan Sumut, terutama melalui Geopark Kaldera Toba. Erris menegaskan bahwa buku ini telah diluncurkan secara nasional di Jakarta pada tahun 2023 oleh SMSI Pusat.

Menurut Erris, buku Ekspedisi Kaldera Toba merupakan mahakarya SMSI untuk Indonesia, khususnya Sumut. Ia menyatakan bahwa buku ini sebagai ajakan bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian dalam mendukung Geopark Kaldera Toba serta memajukan pariwisata Danau Toba. Hal ini terkait dengan status kuning yang diberikan UNESCO kepada Geopark Kaldera Toba yang menandakan perlunya tindakan nyata dari semua pihak untuk mengembalikan ke status hijau.

Erris J Napitupulu juga menjelaskan latar belakang dibuatnya buku Ekspedisi Kaldera Toba. Ide ini muncul dari kegiatan Ekspedisi Geopark Kaldera Toba yang diadakan oleh SMSI Sumut pada Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Sumut. Para peserta ekspedisi, yang terdiri atas perwakilan pengurus SMSI dari seluruh Indonesia, mengeksplorasi potensi dan keunggulan geosite-geosite Kaldera Toba melalui cerita menarik yang kemudian dituangkan dalam tulisan dan video di media siber masing-masing.

Keberadaan buku Ekspedisi Kaldera Toba ini mendapat dukungan dari Pemprov Sumut, baik dalam hal peningkatan jumlah cetakan buku maupun pelaksanaan acara peluncuran. Erris juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam pembuatan buku ini, termasuk Pak Firdaus selaku Ketua Umum SMSI Pusat dan Pak M Nasir, Sekjen SMSI yang juga bertindak sebagai editor.

Buku Ekspedisi Kaldera Toba ini memuat beragam tulisan yang disatukan dan ditulis oleh para peserta ekspedisi dari seluruh Indonesia. Dengan kehadiran buku ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian Geopark Kaldera Toba.

Dalam buku ini, pembaca akan dibawa dalam sebuah perjalanan ekspedisi yang berfokus pada penelusuran potensi dan keunikan geosite-geosite Kaldera Toba, termasuk juga upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan keseimbangan alam. Banyak cerita menarik dan pengalaman yang dibagikan oleh para penulis dalam buku tersebut, mulai dari perjalanan menuju lokasi-lokasi yang masih jarang dijamah manusia, hingga interaksi dengan masyarakat sekitar yang memiliki kearifan lokal yang kaya akan nilai-nilai budaya dan lingkungan.

Di samping itu, buku ini juga memperlihatkan penetapan Kaldera Toba sebagai Geopark yang diakui UNESCO sebagai taman warisan bumi pada tahun 2015 lalu. Sejak saat itu, Geopark Kaldera Toba telah menjadi salah satu destinasi wisata yang mulai mendapat perhatian dari wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Upaya untuk menjaga kelestarian dan meningkatkan kualitas pariwisata di Danau Toba tentunya tidak akan terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder yang terlibat.

Buku Ekspedisi Kaldera Toba juga memperlihatkan bagaimana peserta ekspedisi berusaha untuk menularkan semangat peduli dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan serta mempromosikan potensi wisata di Danau Toba melalui media siber. Hal ini sejalan dengan peran SMSI sebagai wadah bagi media siber di Indonesia untuk memberikan informasi yang akurat, bermanfaat, serta berdampak positif bagi masyarakat.

Peluncuran buku ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah di kawasan Danau Toba, Forkopimda Sumut, serta kalangan pemuda dan mahasiswa. Diharapkan dengan adanya dukungan dari para pemangku kepentingan ini, buku Ekspedisi Kaldera Toba dapat menjadi gerakan bersama dalam memajukan pariwisata Danau Toba dan memperkuat citra Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Ekspedisi Kaldera Toba, yang direkam dalam buku ini, juga merupakan bagian dari upaya untuk mengenalkan kepada dunia bahwa Kaldera Toba adalah sebuah surga tersembunyi yang perlu dilestarikan dan dijaga keindahannya. Semoga buku ini dapat membawa pengalaman menarik bagi pembaca serta memberikan inspirasi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan alam Indonesia. Mari kita bersama-sama berkontribusi untuk mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.Mari kita bersama-sama mendukung upaya ini demi masa depan Indonesia yang lebih gemilang..(Red/rbk)

← Kembali ke berita terbaru